Nama :
Aziziah
NPM :
11212319
Kelas : 3EA20
SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS
DEMOGRAFI.
1.
Pengertian Segmentasi Pasar.
Segmentasi pasar adalah pembagian
suatu pasar yang heterogen kedalam satuan-satuan pembeli yang homogen, dimana
kepada setiap satuan pembeli yang homogen tersebut dijadikan sasaran pasar yang
dicapai dengan marketing mix tersendiri. Dengan demikian yang semula pasarnya satu
dan luas,kemudian dibagi-bagi atau disegmentasi oleh pemasar menjadi beberapa
bagian pasar yang sifatnya homogen. Homogenitas pasar tersebut dicari dan
ditentukan sendiri oleh pihak pemasar.
Peranan segmentasi dalam marketing :
- Memungkinkan kita untuk lebih fokus masuk ke pasar sesuai keunggulan kompetitif perusahaan kita.
- Mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi kita di pasar.
- Merupakan basis bagi kita untuk mempersiapkan strategi marketing kita selanjutnya.
- Faktor kunci mengalahkan pesaing dengan memandang pasar dari sudut unik dan cara yang berbeda.
Definisi Segmentasi Pasar oleh beberapa
ahli :
A.) Swastha & Handoko (1997).
Mengartikan segmentasi pasar sebagai
kegiatan membagi–bagi pasar/market yang bersifat heterogen kedalam
satuan–satuan pasar yang bersifat homogen.
B.) Pride & Ferrel (1995).
Mengatakan bahwa segmentasi pasar
adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen-segmen pelanggan potensial
dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli
dan sebagai suatu proses pembagian pasar keseluruhan menjadi kelompok–kelompok
pasar yang terdiri dari orang–orang yang secara relatif memiliki kebutuhan
produk yang serupa.
C.) Swastha & Handoko (1987).
Yang merumuskan segmentasi pasar
adalah suatu tindakan membagi pasar menjadi segmen–segmen pasar tertentu yang
dijadikan sasaran penjualan yang akan dicapai dengan marketing mix.
D.) Kotler, Bowen dan Makens (2002).
Pasar terdiri dari pembeli dan
pembeli berbeda-beda dalam berbagai hal yang bisa membeli dalam keinginan,
sumber daya, lokasi, sikap membeli, dan kebiasaan membeli.Karena masing-masing
memiliki kebutuhan dan keinginan yang unik, masing-masing pembeli merupakan
pasar potensial tersendiri. Oleh sebab itu penjual idealnya mendisain program
pemasarannya tersendiri bagi masing-masing pembeli. Segmentasi yang lengkap
membutuhkan biaya yang tinggi, dan kebanyakan pelanggan tidak dapat membeli
produk yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk itu, perusahaan
mencari kelas-kelas pembeli yang lebih besar dengan kebutuhan produk atau
tanggapan membeli yang berbeda-beda. Segmen pasar terdiri dari kelompok pelanggan
yang memiliki seperangkat keinginan yang sama.
Idealnya,
segmen pasar yang baik memenuhi kriteria sebagai berikut:
1.
Serupa di dalam.
Pelanggan dalam segmen pasar
sebaiknya se-serupa mungkin berkenaan dengan respon mereka terhadap variabel
padua pemasaran dan dimensi segmentasi mereka.
2.
Berbeda di antara.
Pelanggan dalam segmen berbeda
sebaiknya se-berbeda mungkin berkenaan dengan respon mereka terhadap variabel
padua pemasaran dan dimensi segmentasi mereka.
3. Substansial
Segmen harus cukup besar supaya
menguntungkan.
4. Operasional.
Dimensi-dimensi segmentasi harus
berguna untuk identifikasi pelanggan dan menentukan variabel paduan pemasaran.
Kegiatan
segmentasi pasar harus dilakukan dengan maksud dan tujuan sebagai berikut:
- Pasar lebih mudah dibedakan.
Setiap produk yang dihasilkan adalah untuk memenuhi
kebutuhan dan keinginan konsumen. Agar produk tersebut dapat diterima tentunya
haruslah sesuai dengan selera konsumen. Sedangkan dilain pihak dengan keadaan
pasar yang heterogen dan selera konsumen yang selalu berkembang tentunya sulit
untuk dapat diikuti oleh perusahaan secara terus menerus.
Dalam hal ini perusahaan akan cenderung mencari
sekelompok konsumen yang sifatnya homogen sehingga lebih mudah untuk memahami
selera konsumen. Dengan demikian pasar lebih mudah dibedakan dengan kelompok
pasar yang lain.
- Pelayanan kepada pembeli menjadi lebih baik.
Dalam memenuhi kebutuhannya konsumen selalu
menginginkan empat hal penting yaitu kualitas barang yang bagus, harga yang
terjangkau serta pelayanan yang baik dan memuaskan serta ketepatan waktu. Dari
keempat hal tersebut yang sangat dominan adalah perihal pelayanan. Banyak
konsumen lari ketempat lain karena masalah pelayanan. Harga dan kualitas kadang
menjadi nomor dua dibanding pelayanan. Menyadari hal tersebut maka segmentaasi
pasar harus dilakukan agar dapat memberikan pelayanan yang mengarah kepada
pasarnya. Bentuk pelayanan yng diberikan oleh perusahaan adalah menyediakan
tempat parkir yang luas dan gratis. Pelayanan ini juga dimaksudkan untuk
menarik perhatian konsumen
- Strategi pemasaran menjadi lebih mengarah.
Mengingat luas dan beragamnya pasar konsumen, maka akan
sulit untuk melayani semua konsumen yang sangat heterogen tersebut. Maka dengan
melayani konsumen yang sifatnya homogen maka strategi pemasaran yang
direncanakan dapat lebih mengarah dalam menyusun marketing mix yang
meliputi perencanaan produk, harga, distribusi dan promosinya sehingga menjadi
lebih tajam.
- Mendesain Produk.
Mendisain produk-produk yang lebih responsif terhadap
kebutuhan pasar karena hanya dengan memahami segmen-segmen yang responsif
terhadap suatu stimuli maka pemasar dapat mendisain produk yang sesuai dengan
kebutuhan segmen ini. Teknik-teknik riset yang dikembangkan dalam beberapa
tahun terakhir ini seperti Analisis Faktor, Analisis Klaster, Conjoint, dan
Discriminant.
- Menganalisis Pasar.
Segmentasi pasar membantu pihak manajemen mendeteksi
siapa saja yang akan menggerogoti pasar produknya. Para pesaing itu
memiliki kemampuan untuk memberikan alternatif pilihan produk bagi konsumen dan
tidak sekedar menghasilkan produk yang sama.
- Menemukan Ceruk Peluang (nieche).
Setelah menganalisis pasar, perusahaan yang menguasai
segmen pasar dengan baik akan sampai pada ide untuk menenmukan peluang. Peluang
ini tidak selalu sesuatu yang besar.
- Menguasai posisi yang superior dan kompetitif.
Perusahaan yang menguasai segmen dengan baik umumnya
adalah mereka yang paham betul konsumennya. Mereka mempelajari
pergeseran-pergeseran yang terjadi di dalam segmennya.
- Menentukan Strategi komunikasi yang efektif dan efisien.
Komunikasi dengan konsumen akan lebih efektif jika
perusahaan tahu persis siapa segmennya termasuk warna favoritnya, jenis musik
kesukaan, kegiatan sehari-hari dan pendapatnya pribadi tentang lingkungan
sekitarnya. Aplikasi media iklan pun akan berbeda-beda menurut segmennya
seperti media cetak ekslusif tentu cocok dengan segmen premium.
2.
PROSES
SEGMENTASI PASAR.
Proses
segmentasi pasar mempunyai beberapa langkah yaitu diantaranya:
- Identifikasi basis segmentasi pasar,
- Mengumpulkan informasi pasar,
- Mengembangkan komposisi profil segmen,
- Penetapan konsekuensi pemasaran,
- Estimasi masing- masing potensi segmen pasar,
- Analisis peluang pasar, dan
- Penetapan penguasaan pasar.
Segmentasi pasar diperlukan karena perusahaan dapat
lebih baik memahami perilaku segmen- segmen pasar yang lebih homogen sehingga
dapat lebih baik dalam melayani kebutuhan- kebutuhan mereka dan apabila pasar
terlalu luas dan perilaku sangat beragam, perusahaan dapat memilih satu atau
beberapa segmen pasar saja.
3.
KRITERIA
EFEKTIFITAS SEGMENTASI PASAR.
Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar
segmentasi pasar dapat efektif, yaitu :
- Dapat dijangkau (accessable).
Segmen pasar yang sudah dibentuk oleh perusahaan belum
tentu dapat dijangkau oleh perusahaan. Karena adanya hambatan seperti hambatan
dalam hal transportasi, luas wilayah, jarak atau karena perilaku masyarakat
tertentu.
- Dapat diukur (measureable).
Meskipun perilaku bagian pasar adalah heterogen,
tetapi dalam kenyataannya sulit untuk melakukan pengukuran perbedaan- perbedaan
tersebut.
- Memberikan keuntungan.
Segmentasi pasar bukanlah pekerjaan yang mudah.
Apabila segmen- segmen pasar yang telah terbentuk masing- masing atau sebagian
besar tidak memberikan keuntungan dari perbedaan tersebut. Maka usaha ini tidak
bermanfaat, artinya hanyalah segmen yang memberikan peluang untuk keuntungan
rancangan tersebut dapat menghasilkan manfaat bagi perusahaan.
4. SYARAT SEGMENTASI PASAR YANG EFEKTIF.
Agar segmentasi pasar dapat menjadi alat yang ampuh
untuk memenangkan persaingan/ kompetisi, pemasar harus menyusun segmentasi yang
efektif. Segmentasi pasar yang efektif harus memenuhi syarat sebagai berikut :
1) Dapat diakses, segmen dapat dijangkau
dan dilayani secara efektif.
2) Pemasar harus dapat melihat dari sudut
pandang yang unik dan berbeda dari pesaing. Dengan melihat pasar secara berbeda
dari yang dilakukan pesaing pemasar akan dapat mengarahkan persaingan ke aspek-
aspek dimana pemasa rmemahami betul karakteristik dan rule of the game di
dalamnya.
3) Metode yang digunakan haruslah sejauh
mungkin mencerminkan perilaku pembeli dan menentukan alasan pembelian (reason
to buy) konsumen.
4) Segmen- segmen yang teridentifikasi
haruslah memiliki ukuran yang cukup signifikan dan memiliki prospek yang baik
untuk berkembang di masa mendatang. Disamping itu, segmentasi pasar juga harus
dapat diukur besarnya dan dideskripsikan karakteristiknya sehingga penyusunan positioning,
diferensiasi, marketing mix, selling dapat secara focus dijalankan dengan
mendasarkan diri berdasarkan karakteristik- karakteristik tersebut.
ANALISIS
DEMOGRAFI
Karakteristik
Segmentasi Demografis :
Seperti umur, jenis kelamin, status perkawinan,
penghasilan, pekerjaan dan pendidikan, paling sering digunakan sebagai dasar
untuk segmentasi pasar. Demografi merujuk ke statistik populasi yang amat
penting dan dapat diukur.demoagrafis membantu menemukan pasar target atau pasar
sasaran. Sedangkan karakteristik psikologis dan sosial-budaya membantu menjelaskan
bagaimana para anggotanya berfikir dan bagaimana mereka merasa. Informasi
demografis merupakan cara paling efektif dari segi biaya dan paling mudah
diperoleh untuk mengenali pasar target.
- · Umur :
Kebutuhan
dan minat terhadap produk bervariasi sesuai dengan usia para konsumen.
Misalnya, para orang dewasa dari berbagai usia menjadi anggota berbagai klub
kesehatan terutama untuk “memperbaiki atau memelihara kesehatan mereka”, ada
beberapa motivasi menarik lainnya yang membedakan segmen usia dewasa menjadi
anggota klub kesehatan. Khususnya, kelihatan bahwa orang dewasa yang muda
(orang yang berumur 18-34) menjadi anggota klub kesehatan sebagian karena
mereka ingin “ kelihatan gagah atau cantik”, mereka yang berumur antara 35 dan
54 tahun menjadi anggota untuk “mengatasi stres”, dan mereka yang berumur 55
tahun keatas enjadi anggota untuk
“terapi pengobatan fisik” karena perbedaan motivasi-umur yang demikian,
para pemasar telah melihat umur sebagai variabel demografis yang sangat berguna
dalam melakukan segmentasi pasar.
- · Jenis Kelamin
Jenis
kelamin sering sekali merupakan variabel segmentasi yang tampak mata. Wanita
secara tradisional telah menjadi penggunautama berbagai produk seperti pewarna
rambut dan kosmetik, dan pria telah menjadi pengguna utama alat-alat dan
perlengkapan cukur. Tetapi peran jenis kelamin kabur dan bukan lagi merupakan
cara yang akurat untuk membedakan konsumen pada beberapa akategori produk.
- · Status Perkawinan
Secara
tradisional, keluarga telah menjadi fokus kebanyakn usaha pemasaran, dan bagi
kebanyakan produk serta jasa, rumah tangga menerus merupakan unit pengkonsumsi
yang relevan. Para pemasar memberikan perhatian pada jumlah dan macam rumah
tangga yang membeli dan atau memiliki berbagai produk tertentu. Mereka juga
tertarik untuk menentukan profil demografis dan media dari pengambil keputusan
rumah tangga (orang yang benar-benar terlibat dalam pemilihan produk) guna
menetapkan strategi pemasaran yang tepat.
- · Pendapatan , Pendidikan dan Pekerjaan
Pendapatan,
pendidikan dan pekerjaan cenderung mempunyai korelasi yang erat dan nyaris
merupakan hubungan sebab-akibat. Pekerjaan tinggakt tinggi yang menghasilkan
pendapatan yang tinggi biasanya membutuhkan pelatihan pendidikan lanjutan.
Orang-orang yang mempunyai pendidikan yang agak rendah jarang memenuhi syarat
untuk pekerjaan tingkat tinggi.
KESIMPULAN.
Segmentasi
pasar dan keragaman merupakan konsep komplementer. Segmentasi didefinisikan
sebagai proses membagi pasar potensial kedalam berbagai irisan konsumen berbeda
yang mempunyai kebutuhan atau karakteristik umum dan memilih satu segmen atau
lebih yang ditargetkan dengan bauran pemasaran yang dirancang secara khusus. Karena
strategi segmentasi menguntungkan pemasar maupun konsumen, maka strategi ini
telah memperoleh dukungan yang luas dari kedua belah pihak di pasar.
Sembilan
golongan utama karakteristik berlaku sebgai dasar-dasar yang paling umum untuk
segmentasi pasar. Hal ini meliputi berbagai faktor geografis, demografis,
psikologis, berbagai karakteristik psikografis, berbagai variabel
sosial-budaya, karakteristik yang berhubungan dengan pemakaian, berbagai faktor
situasi pemakaian, pencarian manfaat, dan bentuk-bentuk segmentasi gabungan.
Kriteria yang penting untuk membagi pasar mencakup pengenalan, kecukupan,
stabilitas, dan kemudahan akses. Segera setelah organisasi mengenali pasar
target yang menjanjikan, perusahaan harus memtutuskan apakah akan menargetkan beberapa
segmen (pemasaran yang dibedakan-differentiated
marketing). Kemudian ia mengembangkan strategi pengaturan posisi bagi
setiap segmen yang ditargetkan.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar