Aziziah-11212319
4EA20
NARRATIVE & PRONOUN
NARRATIVE
Narrative Text adalah teks yang menceritakan
sesuatu yang imajinatif atau sesuatu yang hanya khayalan belaka dan tujuannya
hanya untuk menghibur pembaca.
1. Jenis-jenis Narrative Text
Narrative
Text mempunyai inti cerita yang biasanya hanya berupa imajinasi penulis atau kejadian nyata yang ditangkap oleh penulis atau bahkan bisa gabungan keduanya. Dalam berbagai
sumber Narrative Text dapat ditemui dalam bentuk :
a. fables (Cerita tentang binatang yang digambarkan
berprilaku seperti manusia)
b. fairy stories (Cerita yang bersifat fantastik,
penuh dengan keajaiban)
c. mysteries
d. science fiction
e. romances
f. horror stories
g. legends
h. historical narratives
i. personal experience (pengalaman pribadi yang
ditulis)
j. ballads (balada, kisah yang bisa mengharukan
pembaca, biasanya berupa cerita cinta yang tak sampai)
2. Generic Structure Narrative Text
Pada Narrative Text, susunannya adalah sebagai berikut
:
a. Orientation
Yaitu pengenalan yang berupa : cerita tentang apa
(what is the story about), siapa pelaku dalam cerita itu (who is the
participant), dimana cerita itu terjadi (where is the place setting) dan kapan
cerita itu terjadi (when is the time setting).
b. Complication atau Problem
Yaitu pada paragraf ini yang menjadi inti dari
narrative text. Tanpa ada permasalahan, text ini hanyalah berupa paparan
peristiwa satu yang diikuti dengan peristiwa yang lain. Masalah yang timbul
dapat dibedakan menjadi :
- Natural Conflict
Yaitu permasalahan yang timbul karena pelaku cerita
berhadapan dengan kekuatan alam.
- Social Conflict
Yaitu permasalahan yang timbul karena para pelaku itu
saling berhadapan. Mereka bertemu pada waktu yang sama dengan berbeda
kepentingan.
- Psychological Conflict
Yaitu Permasalahan yang timbul ketika pelaku cerita
itu berhadapan dengan dirinya sendiri. Pertentangan antara nilai baik dan
buruk, antara sifat rakus dan tenggang rasa.
c. Resolution Yaitu masalah dapat diatasi. Dalam Narrative text, setiap permasalahan yang muncul harus ada penyelesaiannya, bisa ditutup dengan akhir yang menyenangkan (happy ending) atau tidak sedikit berakhir tragis, menyedihkan (sad ending).
d. Re-Orientation Hanya untuk Optional .
c. Resolution Yaitu masalah dapat diatasi. Dalam Narrative text, setiap permasalahan yang muncul harus ada penyelesaiannya, bisa ditutup dengan akhir yang menyenangkan (happy ending) atau tidak sedikit berakhir tragis, menyedihkan (sad ending).
d. Re-Orientation Hanya untuk Optional .
3. Ciri Kebahasaan Narrative Text
a. Menggunakan pola kalimat Simple Past Tense b.
Biasanya dimulai dengan kata keterangan waktu (Adverbs of Time) .
Seperti : long time ago..., once,
one, once upon a time.
PRONOUN
1. Personal
Pronoun (kata ganti orang)
Personal pronoun adalah kata ganti
yang menunjukkan pada orang atau penamaan. Kata ganti orang ini digunakan
sebagai subjek dan objek. Tabel di bawah ini menyenaraikan penggunaan tersebut.
|
Subjek
|
Objek
|
Arti
|
|
I
You
She
He
It
We
They
|
Me
You
Her
Him
It
Us
Them
|
Saya, aku
Kamu, Anda, kalian
Dia (perempuan)
Dia (laki-laki)
Dia, itu, -nya
Kita, kami
Mereka
|
Contoh kalimatnya:
Ø
Three days ago I
met Ariel. Yesterday I met him again. [Tiga hari
yang lalu saya bertemu Ariel. Kemarin saya bertemu dia lagi.]
Ø
My sister bought a new handphone. She loves it very
much. [Saudara perempuan saya membeli sebuah handphone baru. Dia sangat
menyukainya.]
Ø
Sule borrowed three
books from the library. He must return them in two
days. [Sule meminjam tiga buku dari perpustakaan. Dia harus mengembalikannya
dalam dua hari.]
2. Possessive Pronoun
(kata ganti milik)
Possessive pronoun adalah kata yang
menunjukkan kepemilikan. Ada dua bentuk possessive pronoun yaitu dependent
(ditempatkan sebelum suatu kata benda) dan independent (ditempatkan setelah
suatu kata kerja). Untuk lebih jelasnya, silakan Anda lihat tabel di bawah ini.
|
Dependent
|
Independent
|
|
My
Your
His
Her
Its
Our
Their
|
Mine
Your
His
Hers
Its
Ours
Theirs
|
Contohnya:
* This is my book. The book is mine. [Ini buku saya.
Buku ini punya saya]
* This house is theirs. [Rumah ini milik mereka.]
3. Reflexive Pronoun
Reflexive pronoun adalah kata ganti
yang menunjuk kegiatan untuk pelaku sendiri dalam kalimat bersangkutan, atau
memberi penekanan pada unsur subjek atau objek. Kata ganti ini mendapat akhiran
–self untuk bentuk tunggal, dan akhiran –selves untuk bentuk jamak.
Perhatikan
tabel di bawah ini.
|
Reflexive Pronoun
|
Arti
|
|
Myself
Yourself/yourselves
Themselves
Ourselves
Himself
Herself
Itself
|
Saya sendiri
Kamu sendiri/kalian
sendiri
Mereka sendiri
Kami sendiri
Dia sendiri
(laki-laki)
Dia sendiri
(perempuan)
Dia sendiri (benda
atau binatang)
|
Contoh kalimatnya:
Ø
She laughed at
herself. [Dia menertawakan dirinya sendiri.]
Ø
He himself drives to
school. [Dia sendiri yang menyetir ke sekolah.]
Ø
I myself open the
door. [Saya sendiri yang membuka pintu itu.]
Ø
My father cooked this
meal himself. [Ayah saya memasak makanannya sendiri.]
4. Demonstrative Pronoun
Demonstrative pronoun merupakan kata
ganti penunjuk berdasarkan kedekatan: dekat (this dan these) dan jauh (that dan
those). Contoh kalimatnya sebagai berikut:
Ø
This is my mother,
these are my sisters. [Ini ibu saya, ini adik-adik saya.]
Ø
That book is yours,
those are mine. [Buku itu punyamu, itu punyaku.]
5. Interrogative Pronoun
Interrogative pronoun adalah
kata-kata yang mempertanyakan orang atau benda. Ini antara lain: who, whom
(siapa), whose (punya siapa), why (mengapa), which (yang mana), dan what (apa).
Contoh kalimatnya:
Ø
Who did you call?
[Siapa yang kamu panggil?]
Ø
What did you order?
[Apa yang kamu pesan?]
Ø
Why did you sell your
cara? [Mengapa kamu jual mobilmu?]
6. Indefinite Pronoun
Indefinite pronoun adalah kata ganti
yang mengacu pada seseorang atau sesuatu yang dianggap tidak tentu, seperti:
somebody (seseorang), something, anything (sesuatu), everyone (setiap orang),
dan everything (segala sesuatu).
7. Relative Pronoun
Relative pronoun adalah kata-kata
yang merangkai suatu kata benda atau frasa kata benda dengan klausa
penjelasnya, seperti who, whom, whose, which, dan that yang diterjemahkan ke
dalam bahasa Indonesia menjadi kata yang.
Contoh
kalimatnya:
Ø
I don’t like people
who lose temper easily. [Saya tidak senang pada orang yang mudah naik pitam.]
Ø
Meong that I always
feed everyday is my cat. [Meong yang saya beri makan setiap hari adalah kucing
saya.]










